Friday, May 25, 2012

mampir di KL

ke kuala lumpur dari pinang mengunakan aeroline benar2 nyaman, satu bus tingkat hanya di huni 30 penumpang. dengan merogoh kocek 60 ringgit kita bisa menikmati luxurious bus ini selama 5 jam hingga ke tujuan. di setiap kursi yang melebihi mewahnya kursi pesawat kelas bisnis terdapat monitor dengan banyak pilihan hiburan. tiada rasa perjalanan yang jauh. bagus kali ya kalau kita buat ini untuk jalur jakarta - bandung ?










berangkat dari penang jam 10 pagi hinggap di kuala lumpur jam 15. kita ambil pemberhentian yang deket petronas dan stesen rapidKL, sebuah rangakaian transportasi terpadu yang menggabungkan antara kereta bawah tanah, KRL dan bus. dengan satu kartu rapidKL, kita bisa naik ke 3 alat transportasi tersebut, namun sepertinya untuk bus belum terkoneck.

melihat moda transportasi di KL ini aku jadi sedih, kenapa di jakarta belum tersedia ....?, padahal kita merdeka lebih dulu, bahkan dalam diskusi selama perjalanan dangan akh dahlan, sebenarnya jakarta punya banyak alasan untuk maju lebih dulu. semoga pilkada tahun ini jakarta akan mendapatkan pemimpin baru yang benar2 menisbahkan dirinya untuk kemajuan dan kenyamanan warganya.

monorail di tengah jalan
sama dengan di jakarta, saat jam kantor kereta atau monorail padat penumpang. saya belum melihat kondisi jalan raya apa juga disini macet?, insyaAllah hari ini mau 'berpusing' pake hop on hop off, sebuah moda transportasi yang memang di peruntukan khusus wisatawan. dari peta yang di beri saat beli tiketnya tampak keseriusan pihak terkait mengenai urusan tourism.

pelajaran baru untuk traveler adalah saat kita masuk ke kota baru, maka yang di cari adalah  hotel, karena di situ akan kita dapatkan segala informasi mengenai kota tersebut. ada peta jalan, peta wisata dan lainnya. yang unik adalah aku menemukan hotel model kapsul di belakang berjaya hotel. dengan harga 40 ringgit kita bisa numpang tidur di kapsul tersebut, cocok untuk backpaker yang sendirian. namun akhirnya kita menumpang di sebuah guest house yang ada wifinya dengan harga 80 ringgit dengan double bed.


baru bisa poto bedua



Thursday, May 24, 2012

pulau pinang hari kedua

















pulau pinang ini memang awalnya adalah kota perdagangan, begitu kira2 info yang aku dapat, makanya mengapa di sini populasi cina amat banyak. tampak gedung2 tua yang masih terlihat keaslianya di dekat pelabuhan penang,  mereka menyebut dengan jety, terminal bas kota.

pagi2 hari kedua kami coba naik bas itu 'berpusing-pusing' . walaupun akar bahasa kita sama, terkadang perlu dipikir untuk mendengar atau bicara dengan orang lokal.

bas (bus) di sini mirip busway di jakarta, hanya tidak ada lajur khusus untuk ini. bayarnya dengan supir langsung di tukar dengan tiket yang berwarna warni tergantung kemana tujuan kita. karena kita mau pusing-pusing kita bayar maksimal yaitu 1.4 ringgit per orang.

pandangan mata melihat kebersihan kota ini, clearly and greeny penang, begitu moto yang aku baca di banyak tempat. makanya untuk belanja disini kantong plastik tidak gratis. bahkan ada hari2 khusus mereka tidak memberikan kantong, dianjurkan untuk bawa kantong plastik dari rumah. serius untuk go green ni 'pemda'nya.

di penang memang terkenal wisata kulinernya, 3 macam makanan yang sudah aku cicipi, yang pertama chicke rice, nasi kandar dan yang terakhir sop sirip ikan hiu. nasi kandar mirip dengan nasi kebuli dan ayam santannya mirip makanan padang. kalau sop sirip ikan hiu lebih mirip kepiting tanpa cangkang.

aku sempat silaturahmi ke keluarga india disini, melihat rumah dan kendaraan yang jejer di depan rumah mereka, bisa di bilang mereka orang kaya disini. banyak bisnis mereka yang berhasil.sangat santun dan friendly melayani tamu. di dalam rumah kita diskusi mengenai agama dengan sang ibu, so religius, mungkin kalau di kita mirip ustadzah. satu lagi nambah wawasan mengenai agama2 dari sudut pandang agama lain. aku juga terkesan dengan keharmonisan keluarga india ini.

sepanjang lancongan, kita di antar dengan mobil2 mereka. kita juga sempat ke penang hill, sebuah puncak bukit yang untuk melajunya harus menggunakan kereta unik. bukit dengan kemiringan 45 derajat kita di naik menggunakan kereta yang tidak rata. kondisi lantai kereta menyesuaikan dengan ketinggian, berundak-undak seperti tangga.
sampai diatas bukit kita bisa melihat kota penang darat atau pulau, so nice at night, subhanallah......, indah sekali. diatas bukit ada restoran, hotel dan arena bermain. posisi paling atas ada tempat ibadah kaum hindu dan masjid. posisi masjid di tempat yang tertinggi. bersyukur sekali kita di indonesia, kita punya banyak tempat ketinggian yang luas.

sebelum ke penang hill aku solat dhuhur dan ashar di masjid negeri penang. di lanjut ke tempat ibadah agama sikh, di sana pa jimmi, mitra bisnis kami melakukan sembahyang. aku diajak kedalam, baru kali ini aku melihat cara ibadah orang sikh. mereka juga pake sujud dilanjut  merenung. di agama sikh tidak ada waktu khusus untuk ibadah. terserah mau kapan saja.

ba'da menikmati malam di puncak bukit penang hill kita diajak ke club orang2 kaya di penang, untuk masuknya saja perorang harus bayar 300juta. wow,  ini pengalaman baru yang berkesan. untuk selanjutnya besok kita lanjut dengan bas aeroline ke KL.





Wednesday, May 23, 2012

ke negeri jiran....

kali ini saya akan sharing mengenai experience ke negeri jiran malaysia. di awali ke pulau penang.
ceritanya nemenin my brother untuk berobat.
sudah lama di komporin salah seorang mitra bisnisnya, baru kali ini sempat untuk berobat. sambil nemenin, aku juga sekalian general cek up.

berangkat dari soeta pake air asia, ini pengalaman pertama saya keluar negeri selain ke arab untuk umroh atau haji. take off jam 5.30 di terminal 3 saya sudah hadir sebelum jam 4 pagi :).
di terminal 3 ternyata aku tidak menemukan executive lounge seperti di terminal 2 atau 1. disini cuma mandala dan air asia. ekonomi indonesia sepertinya akan meledak. setidaknya dapat kita lihat dari ramainya jalur penerbangan,  pas di pesawat baca bisnis indonesia, perusahaan penerbangan mendesak agar halim bisa di buat komersil.

makin optimis dengan indonesia, di perkirakan tahun 2050 indonesia akan menjadi 7 besar negara dalam hal kemandirian ekonomi. hal ini karena pasar domestik yang amat besar. terbukti kita kita terpengaruh dengan goyangnya ekonomi amerika dan eropa.
jadi bersyukur juga ekonomi kita tidak banyak di topang dari tingkat eksport. tapi lebih di topang oleh konsumsi lokal. di perkuat dengan data makin meningkatnya penduduk kelas menengah yang 'rakus' mengkonsumsi.

sampai di penang jam 8.30 waktu setempat. lebih cepat 1 jam dari jakarta.
disini banyak pilihan rumah sakit, pak jimmi  mendapat saran dari pamannya yang biasa berobat disini untuk ke RS Loh Guan Lye di jalan macalister.

sesampainya di rumah sakit kita langsung ke customer service dan disambut seorang petugas di desk internasional. sama seperti di rumah sakit  di indonesia, prosesnya cepat dan kita tinggal mengikuti alur yang ada. untuk paket general cek up kita bayar RM 561 atau setara 1.5 juta.

dari desk internasional diantar petugas ke bagian lab. di sini kita dipanggil untuk cek darah, urin , usg dan lainnya. bagusnya kita memiliki kemiripan bahasa jadi tidak sulit untuk komunikasi.
dari media massa yang ada di mading aku bisa tahu kalau di penang ini sedikitnya ada 100 WNI yang berobat ke penang. dan rumah sakit ini menjadi destinasi utama. pun tadi aku pas menunggu giliran antre mengobrol dengan beberapa pasien dari indonesia. kebanyakan memang dari medan. karena cuma 45 menit dari sana.

selesai berobat kita cari hotel, kebetulan di depan rumah sakit ada grand inn, semalam RM 115. katanya ini hotel baru sebulan jadi. pantas pas masuk kamar masih wangi cat. kita menginap karena besok pagi akh dahlan harus cek operasi kecilnya.

ada teman yang ajak makan di daerah pantai, namanya persiaran gumay, tapi katanya ini tempat prime, tempat hang out , di sekitar pantai berdiri hotel dan apartemen mewah.

kalau di perhatiin penduduk di penang kebanyakan cina, melayu dan india. china ada 60 persen, itu menurut rajit, rekan yang guide kami disini. makanya pas jalan di mall kita jarang liat yang pake kerudung, nanti kalau mau liat yang kerudung di KL, begitu temen saya infokan.




Tuesday, September 6, 2011

umroh backpacker


bismillah,
kali ini izinkan saya sharing mengenai pengalaman umroh backpacker, atau umroh ngoboy. ibadah umrohnya anak muda. setelah apa yang di alami maka hal ini hanya saya sarankan di lakukan untuk anda yang masih muda.
syarat kedua adalah anda pernah umroh atau haji sebelumnya. sehingga ibadah umroh bisa berkesan.
bermula dari sebuah ide untuk mencoba umroh tanpa travel, kita mencari tahu bagaimana mendapatkan tiket dan visa untuk berangkat umroh di bulan ramadhan. sekedar info saja, untuk biaya normal di peak season ( umroh ramadhan) antara 2500 sampai 3500 USD.
tentunya kita harus sudah memiliki pasport.
singkat cerita sehari sebelum ramadhan saya sudah mendapat kepastian tiket dari batavia dan sepekan setelah puasa saya baru mendapat kepastian visa dari kedubes arab di jakarta.
saya pergi bersama sahabat yag sudah sering kesana, sehingga relatif menenangkan hati. saya sendiri sudah ada gambaran lokasi di haramain ketika haji 2009.
kami berangkat tanggal 17 ramadhan, bersama salah satu travel di mana saya membeli tiket. sengaja kita harus bersama travel agar memudahkan proses keluar dari bandara king abdul aziz jeddah. karena untuk jamaah umroh di pisah prosesi cek keimigrasiannya.
sejak setahun lalu jamaah umroh di lempar ke terminal haji. sehingga untuk keluar dari bandara pun agar mudah kita harus bersama rombongan travel.
kami menumpang bus travel sampai di sebuah tempat rest area yang bernama rohili mat'am. disinilah nanti sahabat saya bahar yang tinggal di jeddah akan menjemput.
setelah menitip koper besar di jeddah kami langsung menuju madinah untuk berziarah ke makam rasulullah.

ke madinah

untuk ke madinah kami menumpang bus saptco (semacam damri), ongkosnya 60 real. tunjukan passport anda ke petugas loket dan anda akan mendapatkan tiket. untuk backpacker kita harus menguasai bahasa lokal. karena mereka jarang yang bisa bahasa inggris. untung saat itu kami ketemu seorang tki yang bisa menerjemahkan apa yang kami mau. apalagi saat kita minta stiker untuk barang yang akan masuk bagasi, sempet ribut.

tips - segera cari orang indonesia yang tersebar di berbagai profesi sebagai guide singkat.
sampai di madinah jam 21.00, sayup2 terdengar taraweh dari haram. setelah menumpang mandi di rumah mas taufik (TKI) kami langsung menuju masjid nabawi, berjalan sekitar 10 menit. kami masuk melalui pintu dekat perkuburan baqi. taraweh belum usai. sambil menunggu selesai solat kami duduk2 di pelataran masjid sambil menikmati kebab seharga 4 real.
pada posisi itu aku merasa seperti orang hilang. sendirian tanpa kepastian tempat, kami berstrategi bagaimana memasukan tas kedalam masjid.
singkat cerita kami berhasil mengkamuflase kan diri sehingga barang bawaan berhasil masuk ke masjid dan segera kita 'booking' space di bawah salah satu tiang untuk di jadikan posko.
setelah menyelesaikan isya dan taraweh, sekitar jam 24 aku pergi ke raudah dan ziarah ke makam nabi.

sahur
selesai ziarah aku rebahkan badan sebentar jam 3.00 akh dahlan membangunkanku, kita harus segera berburu sahur.
sampai di lokasi perburuan, ternyata semua restoran sudah di serbu jamaah lain. kulihat makanan semua khas arab dan itupun berebut, aku bingung bagaimana membelinya. akhirnya kita putuskan untuk sahur roti dan jus. alhamdulillah kita dapat kebab.
pelajaran pertama, ternyata makan jadi masalah, sebelum subuh aku coba masuk ke hotel dan mencari barangkali ada orang indonesia yang bisa diajak transaksi terkait makan.
sepanjang hari kita berpikir ini harus ada solusi.
alhamdulillah kita ketemu orang indonesia di salah satu hotel di dekat masjid. dengan 35 real kita bisa makan buka dan sahur. tenang. 3 masalah terselesaikan sekaligus, makan, mandi dan ngecas hp.
kita selesaikan ibadah di madinah sampai malam 21 dan lanjut ke mekah untuk umroh.
sudah malam insyaAllah nanti lanjut.

Monday, April 25, 2011

anugerah terindah

saat ini sudah jam 10 malam, saya masih asyik utak-atik kerjaan, menikmati pekerjaan. sudah lama tidak nulis sesuatu di blog, keinginan berbagi menjadi motivasi sehingga tulisan ini menjadi ada.

dalam salah satu hadits mengatakan bahwa salah satu anugrah terindah dalam kehidupan adalah mempunyai istri yang solehah. karena dengannya bisa mempercayakan harta dan anak-anak kita. karena keberadaanya memberikan ketenangan saat gundah gulana.

dalam bisnis juga ada anugrah terindah, minimal itu kata saya.

anugerah itu adalah teman atau mitra bisnis yang bisa di percaya. dalam belantara bisnis gampang-gampang susah menemukan mitra yang sama2 memahami dunia ini.

seorang pebisnis yang memandang jauh kedepan. memikirkan keuntungan lawan bisnisnya. ada semacam kesepakatan tidak tertulis diantara pebisnis sejati. seberapa kuat anda mempercayai orang maka sekuat itu pula orang akan mempercayai anda.

kalau berbisnis di dasari rasa saling percaya maka betapa nikmatnya berbisnis. kita tinggal telepon lalu transfer dan barang sudah bisa sampai ke tempat kita.

karakter, ya karakter lah yang menjadikan seseorang berprilaku dalam bisnis. bila seseorang memiliki karakter kuat dalam komitmen dan kejujuran maka saya yakin dia akan menjadi besar. berapapun besarnya bisnis yang dia pegang insyaAllah akan berhasil.

bila orang sudah berhasil mengelola bisnis beromzet ratusan juta, maka kelak dia akan bisa memutar dana miliyaran. yang berubah hanya jumlah nol di belakang angka satu, sedangkan karakternya tidak berubah. yang di butuhkan hanyalah latihan dan pengalaman.

apabila kita dapat menemukan orang seperti itu maka berbahagilah, karena anda tidak perlu cemas mempercayakan dana atau barang anda yang bernilai milyaran sekalipun. maka dengan itu maka anda akan bisa berkata, "Duhai gustiAllah terima kasih, Kau berikan kepadaku bisnis yang indah".

saya berdoa kepada anda yang berbisnis, semoga Allah mempertemukan anda dengan sebanyak mungkin 'anugrah terindah' dalam berbisnis.

buat teman yang belum berbisnis, mulailah bisnis anda dan mulailah pengelanaan dalam dunia yang indah ini.....

(tulisan ini untuk anakku yg kelima- smg sehat dan solih di rahim uminya)

Tuesday, March 29, 2011

sekaranglah saat tepat berbisnis


Sudah sekian lama tidak menulis di blog, setelah persiapan pengadaan alat peraga sudah runing, waktu agak reda untuk menulis kembali.

Beberapa waktu yang lalu dua teman, meminta untuk mengisi pengajian dan bertemakan mengenai enterprenership.

Sejak memulai langkah berani lima tahun silam setelah sebelumnya selama 4 tahun hidup di dua kaki, banyak sekali pelajaran mengenai bisnis yang terpahat di otak.

Rasanya ilmu itu amat berharga dan setiap kesempatan aku ingin berbagi, agar orang lain juga bisa merasakan nikmatnya berbisnis.

Kerinduanku kepada rasul bisa sedikit terobati dengan mengamalkan sunahnya, berbisnis dan bisa bermanfaat untuk sebanyak mungkin orang.

Mengutip pernyataan Dr David McClelland Seorang sosiolog dari Harvard dalam bukunya’The Achieving Society’ beliau mengatakan bahwa suatu negara dapat mencapai kemakmuran jika 2 % penduduknya menjadi pengusaha. Selaras juga yang disampaikan David Osborne dalam bukunya ‘Reinventing Govermnet’.

Itulah mengapa singapura menjadi negara yang kuat secara ekonomi, karena di sana ada 7 % penduduknya yang berbisnis. Paling makmur adalah amerika yang memiliki 12 persen pengusaha. Jepang dan Cina sebagai Negara maju di Asia memiliki 10 persen pengusaha. Mengenai china aku punya pengalaman tersendiri ketika kemarin berburu barang2 murah di sana.

Bagaimana dengan negeri tercinta, Indonesia ? menurut Dirjen Industri kecil dan menengah (IKM) Departemen Perindustrian, Fauzi aziz. Di indonesia jumlah pengusahanya baru 0.18 persen. Jauh sekali ya, wajar saja jika saat ini kita di kenal sebagai Negara konsumtif, mengingat jumlah penduduknnya yang mencapai 240 juta.

Kalau kita menengok jauh kebelakang sebenarnya Islam pun mencontohkan agar kita berbisnis.

dari sepuluh manusia hebat yang di jamin masuk surga sebagaian besar adalah para pengusaha yang sholeh. Seperti abdurahman bin auf atau usman bin affan.

Pak Nugroho (SekBid Ekonomi PKS) dalam kultwitnya menjabarkan bagaimana para sahabat menggunakan kekayaannya untuk kemaslahatan orang lain.

Usman Bin Affan saat perang tabuk melengkapi 1/3 pasukan kaum muslimin (10ribu), menyumbang 300 unta dan menyerahkan dana cash 1000 dinar, kalau di konversi ke rupiah menjadi 300 milyar.

Pada saat yang sama abdurahman bin auf menyumbang dana cash 200 awqiyah emas = 9.5 milyar.

Saat wafat abdurahman bin auf meninggalkan warisan sebesar 2.560.000 dinar atau setara dengan Rp. 4.3 trilyun!.

Rahasia kemapanan adalah jika kita sudah tidak lagi memikirkan dapur, tapi bagaimana kita melompat jauh memikirkan yang bersifat tersier. Jalan menuju kesana yang cepat adalah berbisnis, kalau sekedar mengharapkan dari karir maka perlu menunggu berpuluh tahun, apakah kita hidup hanya untuk bekerja? tanpa tidak menikmati hidup .

Mari kita ikuti sunah nabi dalam berniaga, berikut beberapa paparan mengenai bisnis.

Take Action

Berbisnis bukan teori bisnis adalah praktek. Merasakan , kita tidak tahu manisnya madu kalau tidak meminumnya.

Untuk menuju ke lantai 40 kita perlu melewati lantai dua dan seterusnya. Mulailah dari langkah pertama. Ambil sikap segera, tidak perlu menunggu untuk membentuk mental dagang. Rasakanlah sebuah transaksi, karena hakekat bisnis adalah transaksi.


Fokus

Mengamankan kekayan dalam beberapa keranjang memang tepat, namun untuk membuat keranjang supaya kuat dan gak cepat robek adalah sebuah kerja keras. Persiapkan bisnis pertama kita sampai ia benar2 ready untuk di tinggal. Dan tinggalkan bisnis yang masa depannya buram. Seperti kata pak @nukman, Jalan bunuh diri pebisnis pemula: tanam banyak benih berbeda lalu kerepotan menyirami shg tak satu pun berbuah.

Relasi

Untuk berbicara relasi coba belajar dari pak @hertantowidodo atau pak @roniyuzirman, orang yang selalu membangun relasi dengan siapa saja, sehingga bersama teman2 yang lain mendirikan komunitas tangan di atas (TDA) tempat para pengusaha dan calon pengusaha saling berbagi ilmu.

Trust

Kunci keberhasilan dalam berbisnis adalah kepercayaan, trust bisa mengalahkan uang. Setidaknya ini yang pernah saya alami beberapa waktu lalu. Berikan kepercayaan kepada orang lain maka kelak hal itu akan kembali kepada anda.

Pisahkan uang pribadi dari bisnis

Sering saya melihat kegagalan bisnis seseorang karena mencampurkan antara keuangan keluarga dan bisnis. Ketidakdisiplinan seperti ini, secara tidak sadar akan menggerus modal kita.

Berbisnis dengan Allah

Ingin berhasil dalam setiap hal tanpa melibatkan Allah adalah NOL BESAR. Bisnis adalah dunia yang penuh ketidak pastian, libatkan Allah dalam setiap transaksi kita, maka ‘tangan-tangan’ Allah akan bergerak membesarkan usaha kita.

Itu aja dulu, semoga bermanfaat , sudah jam setengah sepuluh, mau ke PRJ mengamati pameran printing.